Keluarga besar Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia (YPPI) semakin giat dalam turut serta menghijaukan dan memperindah kota Surabaya. Terbaru, YPPI menghijaukan dan memperindah Jl Mulyosari Surabaya. Sebanyak 5.000 bunga dari berbagai jenis ditanam di jalan yang sehari-hari terlihat gersang itu.
Pelaksanaan tanam 5.000 bunga itu berlangsung Selasa, 8 Juni 2010, pagi. Para murid mulai tingkat SD hingga SMA serta Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya yang bernaung di bawah YPPI beramai-ramai menghijaukan Jl Mulyosari. Acara tanam 5.000 bunga itu merupakan bagian dari serangkaian kegiatan untuk memperingati HUTke-63 YPPI.
Sebelum acara tanam bunga berlangsung, para murid SD hingga SMA dan sejumlah mahasiswa UWIKA terlebih dulu berkumpul di halaman kampus UWIKA. Selain para pelajar dan mahasiswa, hadir dalam acara ini antara lain Ketua Pengurus YPPI, Bpk Drs. Kresnayana Yahya, M.Sc, Rektor UWIKA Dr. Ir. Gembong Baskoro, MSc, Sekretaris Kota Surabaya Sukamto Hadi yang mewakili Wali Kota Surabaya Bambang DH, para kepala sekolah YPPI, para kepala unit di YPPI, dan sejumlah dosen UWIKA.

Acara tanam bunga berlangsung setelah para peserta mendengarkan sejumlah sambutan. Pertama sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia HUT ke-63 YPPI., Pujiono, yang menyatakan bahwa penanaman 5.000 bunga ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-63 YPPI. Tema yang diambil adalah “Let’s Green Our Environment” (Mari kita menghijaukan lingkungan kita).
Menurut dia, sebanyak 5.000 bunga itu merupakan hasil jerih payah para siswa-siswi YPPI. Mereka sendiri yang mengembangkan bibit-bibit bunga sehingga pada saatnya, Selasa, 8 Juni 2010, bisa ditanam untuk menghijaukan kota Surabaya.
Sementara Bpk Kresnayana Yahya dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan yang kesekian kalinya bagi YPPI dalam ikut serta menghijaukan dan memperindah kota Surabaya. Dalam dalam waktu 10 tahun terakhir YPPI juga sudah turut mensosialisikan lingkungan hidup. Kurun waktu 10 tahun ke depan, kata Kresnayana Yahya, diharapkan ruang terbuka hijau di Surabaya semakin luas.
Menurut pakar statistik ini, jika program penanaman sejuta pohon sudah bisa dicapai kota Surabaya, diharapkan terjadi penurunan tempatur 1-3 derajat Celcius pada suhu tertinggi di Surabaya. Dengan penurunan suhu panas hingga 1-3 derajat Celcius maka akan banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh masyarakat Surabaya. Penurunan suhu panas hingga 1-3 derajat Celcius akan meningkatkan kesehatan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi angka sakit warga kota.
Dia mengakui memang tidak mudah untuk mengubah perilaku masyarakat untuk sadar lingkungan hidup. Tetapi langkah-langkah luar biasa bisa dilakukan bersama. Dan jika Surabaya bisa menjadi kota yang hijau, diharapkan juga kota ini menjadi kota sumber pangan.
“Urban farming,” katanya, kota Surabaya diharapkan bisa menyediakan kebutuhan pangan sekitar 30 – 40 persen dari kebutuhan warga kota. Misalnya di berbagai lokasi di kota Surabaya bisa ditanami sayur, buah-buhan, perikanan/peternakan.
“Jepang sudah bisa menerapkan itu. Lantai 3 gedung-gedung di Jepang bisa dijadikan sawah atau areal pertanian lainnya,” ujarnya.
Mengapa urban farming perlu ditingkatkan, karena ketersediaan pangan jauh lebih mahal jika harus didatangkan dari daerah yang berjarak lebih dari 100 kilometer. Dengan ketersediaan pangan di kota Surabaya, tandasnya, juga bisa mengurangi kemiskinan.

Sementara itu, Sekretaris Kota Surabaya, Sukamto Hadi, dalam membacakan sambutan tertulis Wali Kota Surabaya, menyatakan bahwah wali kota berhalangan hadir karena harus menerima penghargaan Surabaya dari presiden. Surabaya untuk kesekian kalinya terpilih sebagai Kota Adipura untuk kategori Kota Metropolitan.
Wali kota Bambang DH dalam sambutannya juga menguncapkan terima kasih kepada keluarga besar YPPI atas kepedulian dan keterlibatannya dalam upaya menghijaukan dan memperindah kota Surabaya. Keberhasilan kota Surabaya yang memperoleh penghargaan dari presiden kemarin juga merupakan hasil kerja seluruh elemen masyarakat kota Surabaya, dan satu diantaranya adalah YPPI.
Usai sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bunga dari Ketua YPPI Bpk Kresnayana Yahya kepada Sekretaris Kota Surabaya Sukamto Hadi sebagai simbol telah disahkannya penanaman 5.000 bunga di Jl Mulyosari.
Para siswa-siswa YPPI mulai dari tingkat SD hingga SMA dan sejumlah mahasiswa UWIKA kemudian berduyun-duyun berjalan kaki ke arah utara. Jalan Mulyosari memang berjarak tak lebih dari 200 meter dari kampus UWIKA yang terletak di Jl Sutorejo Prima Utara II/1 Surabaya.
Selamat HUT ke-63 YPPI! @








