Di Era Sekarang, Lulusan SMK Haruskah Lanjut Kuliah?

Berita & Agenda

aaaa

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dirancang untuk mencetak lulusan yang profesional dan siap kerja. Karenanya sebagian besar lulusan SMK diarahkan untuk langsung bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikannya ke SMA. Kurikulum yang diterapkan di SMK, komposisinya pun dirancang lebih mengedepankan praktik keterampilan daripada teori di kelas. Perbandingan itulah yang membuat lulusan SMK lebih siap menghadapi tantangan kerja daripada lulusan SMA.

Namun, melihat perkembangan dunia kerja sekarang, kenyataannya tidak semua hal bisa berjalan dengan lancar. Permasalahan pasti terjadi seperti kesiapan lulusan dalam kompetensi serta ketidaksiapan daya tampung industri terhadap lulusan. Bekal keterampilan dan keahlian yang diperoleh di SMK saja ternyata belum cukup untuk bersaing dengan situasi dan kondisi tersebut apalagi menghadapi era industri 4.0 yang menuntut lulusan SMK untuk bisa bersaing dengan lulusan dengan tingkat yang lebih tinggi misalnya lulusan perguruan tinggi. Mengatasi masalah itulah, upgrading sangat diperlukan bagi siswa SMK. Berikut alasan mengapa Lulusan SMK haruskah Lanjut Kuliah..

Peluang karir yang lebih beragam

Peluang karir yang tersedia bagi para lulusan pendidikan tinggi jauh lebih luas dan banyak dibandingkan dengan para lulusan SMK. Pada umumnya, pilihan karir yang tersedia bagi para lulusan SMK hanya berkisar pada pekerjaan-pekerjaan dimana membutuhkan jerih payah yang cukup memakan waktu dan tenaga untuk menapaki jenjang karir yang lebih tinggi.

Selain itu, pilihan karir bagi para lulusan SMK juga pada umumnya harus sesuai dengan program studi yang ia ambil saat sekolah dulu. Seperti lulusan Teknik Komputer dan Jaringan hanya dapat memilih melanjutkan bekerja di perusahaan telekomunikasi. Namun ketika lulusan SMK melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1), peluang karir kedepannya akan lebih beragam, apalagi semenjak diterapkannya ‘Kampus Merdeka-Merdeka-Belajar’, Para lulusan SMK akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan berkarir dibidang lain.

Persaingan ketat

Alasan pertama dan yang paling utama mengapa anak SMK harus tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah untuk menghindari persaingan yang sangat ketat pada bursa tenaga kerja.

Fakta menunjukkan nih sobat, bahwa label lulusan SMK tidak serta merta dapat menjamin seseorang akan mudah mendapatkan pekerjaan. Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2019, justru angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) para lulusan SMK merupakan yang tertinggi diantara jenjang pendidikan lainnya. TPT lulusan SMK pada 2019 berada di angka 10.42%.  Daya saing yang ketat sekarang ini menuntut lulusan untuk lebih berkembang lagi dalam segi kompetensi dan keahliannya. Kuliah di perguruan tinggi menjadi salah satu cara untuk meningkatkan daya saing yang sangat ketat sesuai dengan perkembangan jaman sekarang ini.

Pengalaman non-akademis

Ketika menjadi mahasiswa tentunya tidak hanya tentang belajar dan melakukan riset. Kamu juga akan memasuki ‘dunia baru’ atau ‘dunia transisi’ sebelum kamu masuk ke realitas dunia yang sesungguhnya. Organisasi kampus dan kepanitiaan acara merupakan bagian integral dari kehidupan seorang mahasiswa. Organisasi yang tersedia di kampus jauh lebih banyak dan beragam dibandingkan dengan yang ada di sekolah. Dunia kampus identik dengan berbagai acara dan kegiatan yang beragam. Dalam prosesnya, kamu bisa terlibat aktif dengan bergabung dalam kepanitiaan kegiatan tersebut dan memiliki berbagai pengalaman non-akademis seperti ini dapat membuatmu unggul secara pengalaman dan softskill dibandingkan dengan pesaingmu di dunia kerja nanti, karena kamu akan dibekali dengan banyak kemampuan, mulai dari komunikasi, membangun jaringan, bekerja sama dalam tim, berpikir kritis dan berkolaborasi bersama berbagai pihak.

Perubahan stigma dan mengolah kreatifitas

Page 1 of 2 | Next page