Uncategorized

Masalahnya, karena bahasa Inggris tidak setiap hari dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Tak sedikit muncul ketakutan dan lemahnya mental apabila terjadi kesalahan pelafalan atau tata bahasa, yang berujung ditertawakan oleh orang-orang di sekeliling kita. Ini menjadi masalah sekaligus tantangan untuk dipecahkan bersama.

DSC09775

Mr. Yulius dalam kegiatan pelatihan bersama para Guru SMPN 4 Surabaya

Dalam momen peningkatan kompetensi bahasa Inggris para tenaga pendidik di lingkungan SMPN 4 Surabaya, inilah yang menjadi topik bahasan utama sebelum memulai pelatihan. Bersama Mr. Yulius Kurniawan, S.Pd., M.Pd. dan Mr. Yohanes Kurniawan Winardi, S.S., M.Pd. selaku Ketua Program Studi dan Dosen Sastra Inggris di lingkungan Universitas Widya Kartika mengajak para guru untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam membawakan bahasa Inggris dalam praktik sehari-hari. Hal ini juga menjadi basis peningkatan kualitas pendidikan Indonesia saat ini yang dituntut untuk dapat bersaing tak hanya dalam negeri, namun juga level internasional.

DSC09763

Mr. Yohanes dalam kegiatan pelatihan bersama para Guru SMPN 4 Surabaya

Menurut Mr. Yohanes, “Memang menjadi masalah ketika orang ingin berlatih berbahasa asing sedangkan lingkungannya tidak mendukung”. Dan ditegaskan pula oleh Mr. Yulius bahwa hal itu yang menjadikan orang akhirnya tidak mempraktikkan bahasa asing dengan segala alasannya. Maka pertemuan pertama dalam pelatihan ini harus fokus pada encourage para tenaga pendidik untuk dapat menciptakan lingkungan yang nyaman bagi peserta didik nantinya untuk mempraktikkan bahasa asing, tidak hanya bahasa Inggris saja.

DSC09780

Ibu Niji yang sedang praktik bahasa Inggris (introducing)

Ibu Ninik Pujiwahyuni, M.Pd. selaku guru IPS SMPN 4 Surabaya menuturkan bahwa harapannya melalui pelatihan ini dapat membawa hal baru di kelas dan dapat menciptakan lingkungan yang nyaman bagi peserta didik untuk mempraktikkan bahasa Inggris dalam kegiatan belajar. Bahasa Indonesia akan selalu menjadi prioritas karena bahasa Indonesia adalah bahasa ibu, namun dengan dipraktikkannya bahasa Inggris di lingkungan SMPN 4 Surabaya diharapkan dapat pula meningkatkan daya saing secara internasional. “Sampai saat ini susah sekali menerapkan praktik bahasa Inggris di lingkungan SMPN 4 Surabaya, namun kami yakin setelah pelatihan bahasa Inggris bersama Universitas Widya Kartika dan ketika anak didik mulai masuk ke kelas nanti maka kami siap menyambut mereka dengan hal baru ini”, terang ibu guru yang juga akrab disapa dengan panggilan ibu Niji.

Leave a Comment